Home » Berita » Pendidikan Akhlak Harus Menjadi Pelajaran Wajib di Sekolah

Pendidikan Akhlak Harus Menjadi Pelajaran Wajib di Sekolah

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, pendidikan akhlak bagi siswa perlu ditingkatkan intensitasnya, karena sangat diperlukan dalam membentengi keimanan seseorang. Hal itu disampaikan Ahmad Heryawan, saat menghadiri Milad ke 20 Yayasan Wakaf Tarbiyatun Nisaa Bogor, Jumat (15/1) pagi. Pada kesempatan itu, Gubernur menyumbang bantuan pembangunan gedung  sebesar Rp 100 juta.

Menurut Heryawan, pendidikan akhlak sangat penting dalam membentengi keimanan seseorang dari perbuatan dosa, mengingat di zaman sekarang godaan semakin besar. Maraknya korupsi yang dilakukan oleh pejabat negara, dan kasus pelanggaran hukum saat ini bukti dari kurangnya akhlak seseorang.

“Kebanyakan yang melakukan tindak korupsi itu umumnya pejabat, mereka berpendidikan dan mengerti hukum, tapi mereka melakukan korupsi,” tegas Heryawan,  yang didaulat para sesepuh dengan julukan Kyai Haji karena hapal Al-Quran 20 juzz.

Lebih lanjut Heryawan mengimbau sekolah-sekolah di Bogor untuk meningkatkan pemahaman akhlak kepada murid melalui pendidikan agama. “Dengan pemahaman sejak dini, kita telah menciptakan generasi muda yang telah memiliki aklak. Insya Allah bila dilakukan secara tepat dan benar, maka mereka semua akan menjadi anak-anak yang beriman,” ujarnya.

Kehadiran Yayasan Wakaf Tarbiyatun Nisaa Bogor, menurut Heryawan sangat membantu program bebas buta aksara sekaligus mendorong kualitas pendidikan. Untuk itu, ke depan diharapkan mampu mempertahankan eksistensinya dalam memberikan pendidikan secara islami. Sebagai sekolah yang berbasis agama dengan mewajibkan siswanya untuk mampu membaca Alquran.

“Saya mendukung penuh keberadaan Tarbiyatun Nisaa, yang mampu menyeimbangkan pendidikan formal dan mengutaman pendidikan Agama. Saya berharap, ke depan semua sekolah dapat memberlakukan sistem pendidikan seperti ini,” ujar Heryawan yang juga mantan pengajar LPPGTKQ di Yayasan Tarbiyatun Nisa periode 1994-1996.

Sementara Ketua Yayasan Wakaf Tarbiyatun Nisa, Entang Hafiduddin mengatakan, dalam 20 tahun berkiprah, yayasan yang memiliki enam jenjang pendidikan ini berkomitmen untuk menciptakan generasi muda yang berilmu, beriman dan berakhlak mulia. “Dari awal berdirinya, fokus utama kita adalah pendidikan agama, siswa kita wajibkan hafal Al-quran minimal 1 juzz,? terangnya.

Menurut Entang, pemahaman terhadap Alquran salah satu cara meningkatkan keimanan dan mempertebal akhlak seseorang. Enam jenjang pendidikan yang ada di Yayasan Wakaf Tarbiyatul Nisaa, yakni Pesantren Puteri, TK Alquran, TKA/TPA, SDIT, SMP Booding School dan Lembaga Pengembangan Profesi Guru TK Al-quran (LPPGTKA).
sumber: http://www.disdik.jabarprov.go.id
 
 
 
 
 
TES TULIS BERIKUTNYA...20 DESEMBER 2014...TUNGGU SMS DAN EMAIL UNDANGAN DARI KAMI.